Workshop Parenting Tenaga Didik Madrasah Darus-Sunnah

Parenting atau pengasuhan adalah hal pokok yang menjadi tugas bagi setiap orang tua kepada anaknya. Begitu pun bagi setiap tenaga pendidik kepada setiap muridnya. Pola asuh yang benar tentu akan mempengaruhi dan membentuk karakter serta kepribadian anak atau murid tersebut.

Berawal dari landasan tersebut, Madrasah Darus-Sunnah menggelar workshop parenting bagi semua tenaga pendidik (guru dan wali asuh) pada Sabtu, 13 November 2021 di perpustakaan pesantren. Acara yang dilaksanakan siang hari selepas dzuhur itu mengangkat tema “Guru Amanat Santri Hebat”. Workshop yang dipandu oleh saudara Gilang Anugerah Munggaran S.KM, M.KM yang juga penasehat ‘pesantren sehat Darus-Sunnah’ itu berlangsung lancar dan tampak disambut antusias oleh semua tenaga pendidik.

Menurut ibu Dra. Annie Lutfia (Psikolog Klinis Universitas Indonesia) yang menjadi narasumber utama menjelaskan bahwa “Setiap anak itu pada dasarnya memiliki kecerdasaan masing-masing. Sehingga hal penting dalam proses pembelajaran yang tidak boleh diabaikan adalah bagaimana seorang pendidik mampu menemukan kecerdasan anak tersebut sehingga dapat diupayakan pola parenting yang sesuai dengan anak tersebut”.

Materi seputar problematika remaja dan pola parenting yang tepat dipaparkan oleh beliau selama kurang lebih 2 jam hingga waktu ashar tiba. Banyak sekali ilmu dan pengalaman yang beliau bagikan kepada para peserta workhsop. Di akhir sesi beliau memberikan materi terkait tips dan kiat-kiat menjadi seorang konselor. Hal ini dikarenakan salah satu dari tujuan workshop ini diadakan adalah guna memberi bekal terkait bimbingan dan konseling kepada semua guru dan wali asuh yang nanti akan menjadi guru Pembimbing Akademik dan Konseling (PAK). Semua guru atau wali asuh PAK nanti akan membimbing sekitar 7-10 santri lebih intens.

Semua hal terkait bidang akademik dan non akademik para santri selama di pesantren akan dipantau oleh para guru atau wali asuh PAK. Olehnya, diharapkan para santri akan lebih semangat dan cakap dalam mengikuti kegiatan sehari-hari selama di pesantren. Sehingga output santri yang akan menjadi alumni juga akan terukur kualitas dan hasil belajar selama 6 tahun di MDS. Semoga berkah bagi semuanya. Amiin (Rijal)

Pendaftaran Santri Baru Darussunnah
Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *