Beranda » TATA TERTIB RISALAH TAKHRIJ

TATA TERTIB RISALAH TAKHRIJ

  1. Mahasantri mulai menulis atau menyusun Risalah Takhrij apabila sudah mendapatkan hadis yang akan diteliti, baik dengan cara menyetorkan hadis atau diberi hadis oleh pembimbing dan mendapat persetujuan dari pembimbing.
  2. Risalah Takhrij wajib berbahasa Arab atau Inggris.
  3. Hadis yang diteliti tidak terdapat dalam al-kutub al-tis’ah (Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Sunan al-Tirmidzi, Sunan al-Nasa’i, Sunan Ibn Majah, Musnad Ahmad, Muwaththa’ Malik, dan Sunan al-Darimi) dan belum diteliti sebelumnya oleh alumni Darus-Sunnah. Jika terdapat di antara keduanya, hadis akan ditarik dan diganti dengan yang baru.
  4. Bimbingan dimulai sejak edaran ini disebar dan berakhir pada 16 Desember 2021.
  5. Mahasantri wajib mengikuti sidang proposal satu bulan setelah judul Risalah Takhrij-nya disetujui. Sidang proposal dilaksanakan pada 29 September 2021.
  6. Batas akhir pengumpulan Takhrij tanggal 16 Desember 2021. Jika melewati batas dari yang ditentukan, akan dikenakan sanksi indisipliner.
  7. Pendaftaran sidang dibuka sejak tanggal 3-16 Desember 2021. Setelah itu jadwal sidang akan ditentukan secara langsung oleh panitia dan diumumkan pada tanggal 31 Desember 2021.
  8. Sidang dilaksanakan mulai tanggal 15 Januari – 8 April 2022. Panitia tidak bertanggung jawab apabila pendaftaran melewati tenggat waktu yang telah ditentukan.
  9. Sidang berakhir pada tanggal 8 April 2022.