Peringatan Isra’ Mi’raj di Darus-Sunnah

Darussunnah.sch.id – Kamis malam, 4 maret 2021 – Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H, Darus-Sunnah menyelenggarakan acara pengajian yang juga bertepatan dengan acara pengajian bulanan keluarga besar Darus-Sunnah sebagaimana telah rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Namun pada pengajian bulanan kali ini Darus-Sunnah turut mengundang Ust. Muhammad Romli, Lc., M.A. (Alumni Mahasantri Darus-Sunnah).

Acara ini diselenggarakan didalam lingkungan pondok pesantren tepatnya di masjid Munirah Salamah. Acara ini juga dihadiri oleh Ust. Zia Ul Haramein Ali Musthafa,. Lc., M.Si. (Khadim Ma’had Darus-Sunnah, putra Alm Prof. Dr. K.H. Ali Mustafa Yaqub) beserta keluarga beliau, segenap dewan masyayikh, dewan asatidz juga seluruh santri dan mahasantri, berikut juga sebagian mahasantri yang pada semester ini mengambil study pembelajaran secara during (online) pun ikut meramaikan melalui via zoom cloud meetings.

Pukul 20.00 WIB para santri pun mulai mendatangi tempat acara seraya mengambil posisi duduk dengan khidmah. Suara lantunan shalawat yang diiringi oleh tim hadlrah pun mulai terdengar syahdu. Acara mulai berambah ramai dan meriah diawali dengan pembacaan nadzam adab at-Tulab yang dilantunkan secara bersamaan oleh para santri dan mahasantri. Kemudian di lanjut dengan berbagai macam shalawat yang dipandu oleh tim hadlrah, hingga datangnya Khadim Ma’had susunan acara pun mulai di setir oleh MC.

Susunan acara dimulai dengan pembukaan dan dilanjut dengan pembacaan ayat-ayat suci al-Quran yang di lantunkan oleh salah satu santri madrasahh Darus-Sunnah. Beranjak pada acara kedua, suasana terasa penuh dengan khidmah, semua mendengarkan sambutan yang disampaikan oleh Ust. Zia Ul Haramein Ali Musthafa,. Lc., M.Si selaku Khadim Ma’had Darus-Sunnah. Hingga beranjak pada acara inti yaitu tausiah yang disampaikan oleh Ust. Muhammad Romli, Lc., M.A.

“Peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan bukti atas kemuliaannya Nabi Muhammad SAW yang tidak dimiliki oleh para nabi-nabi yang lain” ujar Ust. Muhammad Romli, Lc., M.A. dalam tausiahnya. Beliau juga menyebutkan dengan ringkas tentang betapa luar biasanya peristiwa diberjalankannya Nabi Muhammad saat Isra’ Mi’raj, yaitu suatu peristiwa yang logika tidak patut memiliki ruang untuk memikirkannya, melainkan keimanan yang sempurnalah yang harus miliki oleh setiap muslim yang beriman. Begitulah sekiranya beliau menyampaikan, sebagaimana juga telah disampaikan oleh Ust. Zia Ul Haramein Ali Musthafa,. Lc., M.Si saat sambutan tadi.

Dalam tausiahnya beliau juga menyampaikan beberapa pesan Alm Prof. Dr. K.H. Ali Mustafa Yaqub. Diantara pesan-pesan yang beliau sampaikan adalah “ketika khidmah pada masyarakat, jangan mengandalkan ilmu karena akan banyak orang yang lebih pandai, dan jangan mengandalkan harta karena akan banyak orang lebih kaya, akan tetapi andalkanlah Akhlak al-Karimah.”

Demikianlah tausiah yang beliau sampaikan dengan gaya penyampaian yang menjadi ciri khas tersendiri yang dimiliki beliau, hingga tak terasa waktu telah beranjak larut malam (23.00 WIB). Acara berjalan dengan lancer dan penuh dengan khidmah, hingga pada penghujung acara diakhiri dengan penutup dan doa yang dipimpin oleh Ust Ali Mohammad Al-Hudhaibi, S.S.I., Lc., MA.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *