Madrasah Darus Sunnah Utus Delegasi Bahtsul Masail ke Cirebon

bahsul masail ke cirebon

Ciputat – Sabtu, 02 Februari 2019, Madrasah Darussunnah resmi melepas keberangkatan delegasi untuk melangsungkan bahtsul Masail di Harjamukti, Cirebon. Agenda khas pesantren tradisional tersebut diselenggarakan oleh organisasi Forum Ngopi Bareng yang diketuai oleh Mas Asep Hidyatul Mustofa, seorang pimpinan Pondok Pesantren Pusaka yang berlokasi di Harjamukti, Cirebon.

Tepatnya pada Sabtu pagi, dua delegasi santri Madrasah Darussunnah ; Riza Bari santri kelas 4 dan Diva Fadhilah Ramadhan santri kelas 5, didampingi oleh satu guru, ketiganya berangkat menggunakan bus menuju lokasi. Tiba di lokasi pada Sabtu sore. Acara Bahtsul Masail dihelat pada Sabtu Malam di sebuah kampung di daerah Harjamukti.

Bertempat di sebuah Musholla sederhana, 6 delegasi pesantren yang berlokasi di Jawa Barat bersiap melangsungkan diskusi ilmiah membahas beberapa permasalahan bidang hadis dan fikih. Acara tersebut dihadiri oleh delegasi dari pesantren KHAS asal Kempek Cirebon, pesantren Babakan Cirebon pesantren Tegal, dan lain-lain.

Membuka pertemuan ini, mas Asep Hidayatul Mustofa sebagai ketua forum mengatakan bahwa forum ini merupakan forum baru dalam bidang bahtsul masail, tujuannya adalah untuk mempertemukan beberapa pesantren guna menjalin silaturahmi dan silatul ilmi (persaudaraan dalam lingkup keilmuan). Lebih jauh, mas Asep mengatakan bahwa tujuan diselenggarakan bahtsul Masail ini adalah untuk memahami bahwa perbedaan adalah indah. Dari sekian pendapat yang berbeda-beda dalam memandang satu perkara, pada akhirnya akan difinalkan menjadi satu pendapat yang disepakati. Semua bisa diselesaikan dengan cara diskusi.

Acara Bahtsul Masail dimulai pukul jam 21.30 hingga 00.15 keesokan harinya. Setidaknya 3 permasalahan turut dibahas pada forum ini dengan rincian dua permasalahan pertama mengenai takwil hadis dan status taukil nikah via telpon tuntas dibahas sedangkan yang ketiga, yang mengulas permasalahan status leasing kredit, ditangguhkan dikarenakan forum meminta untuk didatangkan ahli yang paham permasalahan yang tengah dibahas.

Acara berlangsung khidmat dan banyak memberi manfaat bagi delegasi madrasah Darussunnah untuk lebih baik dari sebelumnya di bidang bahtsul masail. (jafar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *